Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Manajemen Sekolah Menyenangkan: Tinjauan Sistematis terhadap Pendidikan Positif dan Pembelajaran Mendalam pada Kurikulum Merdeka

Rakhmawati Wulan Yuliarti
Imron
M Tohirin
Submitted
Nov 24, 2025
Published
Dec 30, 2025
PDF
Citation
Yuliarti, R. W., Imron, & Tohirin, M. (2025). Manajemen Sekolah Menyenangkan: Tinjauan Sistematis terhadap Pendidikan Positif dan Pembelajaran Mendalam pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(2), 275–295. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i2.6882
Abstract

 ingkungan belajar yang aman, sehat, dan bermakna semakin dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian, kesejahteraan peserta didik, dan pembelajaran mendalam. Sekolah menyenangkan menjadi salah satu pendekatan strategis untuk membangun ekosistem pembelajaran yang humanistik dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen sekolah menyenangkan dapat dibangun melalui integrasi pendidikan positif, kepemimpinan humanis, dan pembelajaran mendalam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan penelusuran artikel ilmiah melalui Google Scholar dan Science Direct. Artikel yang diperoleh diseleksi berdasarkan tingkat relevansi dan validitasnya. Analisis tematik yang dilakukan secara manual menghasilkan tiga tema utama. Pertama, positive education yang berlandaskan pada model PERMA (positive emotion, engagement, relationship, meaning, accomplishment) menjadi fondasi bagi kesejahteraan emosional siswa dan guru, yang berfungsi sebagai prasyarat terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Kedua, kepemimpinan humanis dan manajemen sekolah yang menyenangkan memungkinkan nilai-nilai kesejahteraan diintegrasikan ke dalam praktik manajerial. Ketiga, ekosistem sekolah yang positif mendorong terbentuknya pembelajaran mendalam, yaitu pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa manajemen sekolah yang menyenangkan tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi merupakan model pengelolaan sekolah berbasis kesejahteraan yang mengintegrasikan hubungan antarmanusia, kesejahteraan emosional, dan pembelajaran bermakna. Integrasi ketiga komponen tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kurikulum Merdeka serta memberikan perspektif baru bagi pengembangan sekolah sebagai ruang tumbuh yang holistik bagi seluruh warga sekolah. 

Keywords
manajemen sekolah menyenangkan pendidikan positif Pembelajaran mendalam kepemimpinan humanis Kurikulum Merdeka
Statistics

Downloads

Download data is not yet available.
Read Counter : 88
Downloads : 76
References
Alhabsyi, F., Pettalongi, S.S., & Wandi, W. (2022). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE), 1, 11–19.

Alwi, M.A., & Fakhri, N. (2022). School well-being in Indonesia: A literature review. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 1(3), 222–228. https://doi.org/10.26858/jtm.v1i3.33281

Braun, V., & Clarke, V. (2008). Using thematic analysis in psychology using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 0887(2006).

Candra, T.N.P., & Rizal, M.N. (2021). Sekolah menyenangkan: Konsep sekolah yang mempromosikan well-being berdasarkan suara anak-anak, orang tua, dan guru di Indonesia: Grounded Analisis. Jurnal Psikologi Integratif, 9(1),2021–2076. https://doi.org/10.14421/jpsi.v9i1.2150

Chen, J., & Singh, C.K.S. (2024). A systematic review on deep learning in education: Concepts, factors, models and measurements. Journal of Education and Educational Research, 7(1), 125–129. https://doi.org/10.54097/gzk2yd38

Colla, R.H., & Mossman, L.H. (2023). Wellbeing integrated learning design framework: a multi-layered approach to facilitating wellbeing education through learning design and educational practice. July, 1–11. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1216658

Collie, R.J., Martin, A.J., Renshaw, L., & Caldecott-Davis, K. (2024). Students’ perceived social-emotional competence: The role of autonomy-support and links with well-being, social-emotional skills, and behaviors. Learning and Instruction, 90(June 2023), 101866. https://doi.org/10.1016/j.learninstruc.2023.101866

Constantinides, M. (2023). Systemically Oriented Leadership: Leading Multi School Organisations in England. Journal of Educational Change, 24(3), 525–547.https://doi.org/10.1007/s10833-022-09456-4

Coulombe, S., Hardy, K., & Goldfarb, R. (2020). Promoting wellbeing through positive education: A critical review and proposed social ecological approach. Theory and Research in Education, 18(3), 295–321. https://doi.org/10.1177/1477878520988432

Díaz-gibson, J., Daly, A., & San, C. (2020). The school weavers tool: Supporting school leaders to weave learning ecosystems. 41, 429–446. https://doi.org/10.1080/13632434.2020.1770210.

Feriyanto, F., & Anjariyah, D. (2024). Deep learning approach through meaningful, mindful, and joyful learning: A Library Research. Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, 5(2), 208–212. https://doi.org/10.33122/ejeset.v5i2.321

Goldberg, J.M., Sommers-Spijkerman, M.P.J., Clarke, A.M., Schreurs, K.M.G., & Bohlmeijer, E.T. (2022). Positive education in daily teaching, the promotion of wellbeing, and engagement in a whole school approach: a clustered quasi experimental trial. School Effectiveness and School Improvement, 33(1),148–167. https://doi.org/10.1080/09243453.2021.1988989

Karakasidou, E., Raftopoulou, G., Raftopoulou, K., & Touloupis, T. (2025). Positiveeducation in schools: Teachers’ practices and well-being. Psychology International, 7(2), 51. https://doi.org/10.3390/psycholint7020051

Kemdikbudristek. (2024). Kurikulum Merdeka. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 1–143.

Kurrle, L.M., & Warwas, J. (2025). Teacher Well-Being—A Conceptual Systematic Review (2020–2023). Education Sciences, 15(6). https://doi.org/10.3390/educsci15060766

Lai, M.K., Leung, C., Kwok, S.Y.C., Hui, A.N.N., Lo, H.H.M., Leung, J.T.Y., & Tam, C.H.L. (2018). A Multidimensional PERMA-H Positive Education Model, General Satisfaction of School Life, and Character Strengths Use in Hong Kong Senior Primary School Students: Confirmatory Factor Analysis and Path Analysis Using the. 9(June), 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2018.01090

Megayanti, W., & Asri, K.H. (2022). Transformasi gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam penerapan merdeka belajar. Research and Development Journal of Education, 8(2), 771–776.

Meidelina, O., Saleh, A.Y., Cathlin, C.A., & Winesa, S.A. (2023). Transformational leadership and teacher well-being: A systematic review. 17(3), 417–424. https://doi.org/10.11591/edulearn.v17i3.20858

Noori, A.Q., Orfan, S.N., & Noori, N. (2023). Principals ’Transformational Leadership and Teachers’ Emotional Intelligence: A Cross-Sectional Study of Takhar High Schools, Afghanistan. Leadership and Policy in Schools, 00(00), 1–16. https://doi.org/10.1080/15700763.2023.2176780

Okçu, V., Cemaloğlu, N., & Ay, İ.(2025). The effect of school principals ’ empowering leadership behaviors on well-being at work: The mediating role of organizational ostracism. The Asia-Pacific Education Researcher, 777–791.https://doi.org/10.1007/s40299-024-00895-6

Page, M.J., McKenzie, J.E., Bossuyt, P.M., Boutron, I., Hoffmann, C., Mulrow, C.D., et al,. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews, Systematic reviews and Meta-Analyses. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pitriani, E. (2024). Educational leadership in improving school performance and teacher professional development: A literature review. PPSDP International Journal of Education, 3(2), 233–244. https://doi.org/10.59175/pijed.v3i2.312

Prastyo, Y.D., Herlinda, M., Santos, D., & Lampung, U. (2025). Pembelajaran mendalam sebagai strategi tansformasi pendidikan: Studi persepsi dan aspirasi guru Indonesia 5(1), 1073–1085.

Purwaningsih, P., Mawardi, I., & Usman, N. (2023). Manajemen strategik Gerakan Sekolah Menyenangkan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 12–27. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i1.315

Putra, A.E., Taufiqur Rohman, M., Linawati, L., & Hidayat, N. (2023). Pengaruh literasi digital terhadap kompetensi pedagogik guru. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 201–211. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.185

Seligman, M. (2013). Beyond Authentic Happiness. PT Mizan Pustaka. Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104(March), 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Togatorop, Y.H. (2024). Pendidikan psikologi positif meningkatkan kualitas hidup. Circle: Journal of Psychology, 1–14. http://www.circle-archive.com/index.php/carc/article/view/94

Turner, J., Roberts, R.M., Proeve, M., & Chen, J. (2023). Relationship between PERMA and children’s wellbeing, resilience and mental health: A scoping review. International Journal of Wellbeing, 13(2), 20–44. https://doi.org/10.5502/ijw.v13i2.2515

Turner, K., Barton, G., Garvis, S., & Larsen, E. (2023). The criticality of teacher educator well-being: Reflecting through arts-based methods. Australian Journal of Teacher Education, 48(4), 96–116. https://doi.org/10.14221/1835-517X.6146

Wibowo, Y.S., Setiawati, F.A., Qodriah, S.R., & Ayriza, Y. (2021). Positive Education: Exploring students’ well-being framework in Indonesia. Cakrawala Pendidikan, 40(3), 762–771. https://doi.org/10.21831/cp.v40i3.33530

Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971

Yeung, M.W.L., & Yau, A.H.Y. (2022). A thematic analysis of higher education students’ perceptions of online learning in Hong Kong under COVID-19: Challenges, strategies and support. Education and Information Technologies, 181–208. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10656-3

Young, C.P., Dennis, E.K., Engging, E., & Hazenberg, R. (2024). Enhancing agency and empowering young people: The transformative impact of social and emotional learning programmes. Children and Youth Services Review, 166 (February 2023), 1–9. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2024.107941