Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah

Kategorisasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Empat Sekolah Dasar di SD se-Gugus II Kapanewon Playen, Gunung Kidul

Heni Rahmawati
Pratiwi Pujiastuti
Andarini Permata Cahyaningtyas
Submitted
2022-11-01
Published
2023-06-24
PDF
Citation
Kategorisasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Empat Sekolah Dasar di SD se-Gugus II Kapanewon Playen, Gunung Kidul . (2023). Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(1), 88-104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3338
Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa kelas empat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.  Sampel penelitian sebanyak 61 siswa berasal dari SD se-gugus II Kapanewon Playen Kabupaten Gunungkidul , Daerah Istimewa Yogyakarta.  Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes dengan indikator menginterpretasi, menganalisis, dan mengevaluasi. Data dianalisis secara deskriptif yang mencakup ketiga indikator dengan kategori kategori sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor berpikir kritis siswa berada pada kategori cukup.  Lebih jauh, pada indikator menginterpretasi didominasi kategori cukup, pada indikator menganalisis didominasi kategori baik, dan  pada indikator mengevaluasi didominasi kategori cukup.  Dengan demikian,  kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar tersebut berada pada kategori cukup.  Namun demikian, terdapat perbedaan kemampuan pada pada masing-masing indikator. 

Keywords
berpikir kritis kemampuan menginterpretasi kemampuan mengevaluasi kemampuan menganalisis indikator berpikir kritis
Statistics
Read Counter : 5787
Downloads : 16122

How to Cite

Kategorisasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Empat Sekolah Dasar di SD se-Gugus II Kapanewon Playen, Gunung Kidul . (2023). Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(1), 88-104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3338
References
2493