Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah

Strategi Pengembangan Tenun Ikat Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur

Budiana Setiawan
R.R. Nur Suwarningdyah
Telah diserahkan
2015-04-20
Diterbitkan
2014-09-30
PDF
Citation
Strategi Pengembangan Tenun Ikat Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2014). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(3), 353-367. https://doi.org/10.24832/jpnk.v20i3.150
Abstract

The purpose of this research was to review strategies used by craftsmen and role of local government in the effort to develop Kupang ikat woven in Kupang Municipality, East Nusa Tenggara. The method used in this research included: observation at Kupang ikat woven workshop, in-depth interviews with resource people such as artisans, entrepreneurs, and local government; study of literatures; and focus group discussion. The result of the research represented that the strategies undertaken by craftsmen for developing the Kupang ikat wovens are started from cheap raw material supply and easy to obtain; diversification of products; development of manufacturing technology; increasing the organizational management, and marketing effort to increase better product. In order to implement the strategies successfully, the craftsmen shall have to get support and training from the local government. Through the Institution of Industry and Trade, the support for the craftsmen given in several activities, i.e. workshop; assistance of equipment production; credit for capital, involvement in exhibitions; guidance to have patent, and increase the affection of people to the crafts of the region. The challenge for the craftsmen in developing the Kupang ikat woven were the limited of fund, difficulty to gain raw materials and marketing.


ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi para perajin dan peran pemerintah daerah dalam upaya mengembangkan tenun ikat Kupang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan di sentra-sentra kerajinan tenun ikat; wawancara mendalam dengan narasumber, dari unsur perajin, pengusaha tenun ikat, dan pemerintah daerah; studi pustaka; dan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan para perajin untuk mengembangkan tenun ikat Kupang dimulai dari upaya penyediaan bahan baku yang murah dan mudah diperoleh, diversifikasi (pengayaan) produk, pengembangan teknologi pembuatan, peningkatan organisasi pengelolaan, sampai dengan upaya pemasarannya, yang dinilai dapat meningkatkan hasil yang lebih baik. Dalam menjalankan strateginya dengan baik, para perajin juga harus mendapatkan dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah. Melalui Dinas Industri dan Perdagangan, dukungan dan pembinaan dilakukan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan; pemberian bantuan alat produksi; pemberian pinjaman modal; mengikutsertakan dalam pameran; perlindungan hak paten; dan peningkatan kecintaan masyarakat terhadap hasil kerajinan dari daerahnya. Hambatan dan tantangan dalam pengembangan tenun ikat yang dihadapi para perajin, yaitu keterbatasan modal, kesulitan memperoleh bahan baku, dan kesulitan dalam pemasaran.

Keywords
development strategy craftsmen kupang ikat woven strategi pengembangan perajin tenun ikat kupang.
Statistics
Read Counter : 3885
Downloads : 3096

Cara Mengutip

Strategi Pengembangan Tenun Ikat Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2014). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(3), 353-367. https://doi.org/10.24832/jpnk.v20i3.150
References
133