Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah

Pendayagunaan Program Kesetaraan, Pendidikan Nonformal: Kasus Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2008/2009

Ida Kintamani Dewi Hermawan
Telah diserahkan
2016-12-15
Diterbitkan
2010-07-10
PDF (INGGRIS)
Citation
Pendayagunaan Program Kesetaraan, Pendidikan Nonformal: Kasus Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2008/2009. (2010). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(4), 436-452. https://doi.org/10.24832/jpnk.v16i4.476
Abstract

The aim of utilization of equality program, non-formal education in West Sulawesi Province is to understand the existing condition of equality program in West Sulawesi Province that is measured using equity and access to education and quality indicators. The analysis using ideal standard shows that equity program in West Sulawesi Province is still not yet equity with the value of 36.78%, not yet qualify with the value of 54,79% so that the succesfulness of equity program is still low with the value of 45,74%. When comparing to national standard, equity is 89.74%, quality is 85.98%, and succesful of equity program is 87,46%. So, it is summarized that if equality program in West Sulawesi is compared to ideal standard, it is far away achieve due to less than 50% but if is used to national standard, it is good enough because it is only 13.54% to completeness. With this condition, it is suggested that government give a priority to build equality program in West Sulawesi both in equity and quality so that it can support basic and secondary program.

 

ABSTRAK

Tujuan pendayagunaan program kesetaraan, pendidikan nonformal di Provinsi Sulawesi Barat adalah untuk memahami keadaan program kesetaraan di provinsi tersebut yang diukur dengan indikator pemerataan dan mutu pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sesuai dengan standar ideal program kesetaraan di Provinsi Sulawesi Barat dikatakan masih belum merata karena mencapai 36,78%, belum bermutu dengan nilai capaian sebesar 54,70%, dan keberhasilan program kesetaraan masih rendah dengan nilai capaian sebesar 45,74%. Bila digunakan standar nasional maka kondisi cukup baik. Pemerataan pencapaiannya sebesar 89,74%, mutu sebesar 85,98%, dan keberhasilan program kesetaraan telah mencapai 87,46%. Disimpulkan bahwa berdasarkan program Kesetaraan di Provinsi Sulawesi Barat diarahkan ke standar ideal maka masih jauh dari harapan karena pencapaiannya kurang dari 50%. Namun, bila berdasarkan standar nasional sudah cukup baik karena hanya perlu 13,54% untuk menuntaskan. Disarankan agar pemerintah provinsi yang dalam hal ini adalah Dinas Pendidikan melakukan prioritas dalam pembangunan program kesetaraan di Provinsi Sulawesi Barat, yaitu baik pemerataan maupun mutu pendidikan program kesetaraan harus dibenahi sehingga mendukung program pendidikan dasar dan menengah.

Keywords
utilization non-formal education equality program equity of education quality of education program performance pendayagunaan pendidikan nonformal program kesetaraan pemerataan pendidikan mutu pendidikan.
Statistics
Read Counter : 461
Downloads : 608

Cara Mengutip

Pendayagunaan Program Kesetaraan, Pendidikan Nonformal: Kasus Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2008/2009. (2010). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(4), 436-452. https://doi.org/10.24832/jpnk.v16i4.476
References
334