Logo

Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah

PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENTANG PROGRAM PEMINATAN PENDIDIKAN MENENGAH

Herry Widyastono
Telah diserahkan
2017-01-17
Diterbitkan
2017-08-10
PDF
Citation
PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENTANG PROGRAM PEMINATAN PENDIDIKAN MENENGAH. (2017). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1), 23-38. https://doi.org/10.24832/jpnk.v2i1.531
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji 1) pemahaman Guru Bimbingan Konseling (BK) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tentang program peminatan pendidikan menengah; 2) perbedaan tingkat pemahaman antara guru BK Sekolah SMP yang berpendidikan sarjana dan magister; dan 3) perbedaan tingkat pemahaman antara guru BK SMP negeri dan swasta tentang program peminatan pendidikan menengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei di SMP Kota Pekanbaru pada September 2016. Populasi terjangkau ialah para guru BK SMP Kota Pekanbaru. Jumlah sampel seluruhnya 40 guru yang diambil dengan teknik multistage random sampling. Teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pemahaman guru BK SMP tentang program peminatan pendidikan menengah cukup tinggi, 2) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman guru BK SMP yang berpendidikan sarjana dan magister, tentang program peminatan pendidikan menengah; dan 3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman guru BK SMP negeri dan swasta tentang program peminatan pendidikan menengah. Penelitian menyimpulkan bahwa guru BK SMP cukup mampu memberikan bekal tentang program peminatan pendidikan menengah kepada siswa SMP sesuai dengan minat, bakat, dan/atau kemampuannya.
Keywords
program peminatan pendidikan menengah Kurikulum 2013
Statistics
Read Counter : 2718
Downloads : 1017

Cara Mengutip

PEMAHAMAN GURU BIMBINGAN KONSELING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENTANG PROGRAM PEMINATAN PENDIDIKAN MENENGAH. (2017). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 2(1), 23-38. https://doi.org/10.24832/jpnk.v2i1.531
References
386